jompa

jompa
tempat simpan hasil bumi

Kamis, 11 Agustus 2011

Proposal Pembanguna Mushollah

PROPOSAL
PEMBANGUNAN MUSHOLAH “ASRORUL ISLAM” NGODU DAN “AL AMANAH” NARI NUNGGI

















DESA NUNGGI KEC. WERA KABUPATEN BIMA
TAHUN 2010



I. LATAR BELAKANG



"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah, yang beriman kepada Allah dan hari akhir serta mendirikan shalat, mengeluarkan zakat dan tidak takut melainkan kepada Allah. Lantaran itu mudah-mudahan mereka menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk". (QS. At-Taubah:18)

Perkembangan globalisasi yang kian gencar, arus informasi yang tidak bisa dibendung, wilayah-wilayah yang dulu informasinya sangat kurang sekarang bukan hal yang sulit, informasi yang terjadi diperkotaan seketika itu pula dipedesaan sudah mengatahuinya, hal ini memberikan efek positif maupun negatif bagi sebagian wilayah, ada yang sudah siap dengan perkembangan informasi dan globalisasi tapi tidak sedikit suatu wilayah yang sangat tidak siap terhadap hal tersebut. Efek positif gencarnya informasi seharusnya bisa membantu kita dalam meningkatkan pengetahuan terhadap dunia luar, baik dari sisi pendidikan maupun teknologi, sehingga kemajuan disuatu daerah dapat ditiru oleh daerah lain.
Namun dibalik itu ada efek negative, sering kita lihat perlakuan individu diperkotaan langsung ditiru oleh individu dipedesaan tanpa melihat perlakuan tersebut cocok atau tidak cocok untuk diterapkan di pedesaan itu. Perilaku yang kurang baik dikota langsung terlihat dipedesaan. Kasus-kasus seperti ini bukan hal baru sekarang ini akan tetapi sudah biasa terjadi, hal ini sering ditiru secara langsung oleh masyarakat pedesaan, sehingga akan menimbulkan pergeseran nilai-nilai moral yang berlaku pada masyarakat tersebut.
Degradasi moral mulai kelihatan dengan jelas dikampung kita yang tercinta,,,,, anak-anak tidak lagi segan menantang orang tuanya, istri melawan suaminya, murid demo terhadap gurunya, guru-guru juga tidak lagi mampu member tauladan bagi siswanya, anak-anak muda tidak lagi menghormati orang-orang tua, pembunuhan sering terjadi, tidak ada lagi rasa kemanusia diantara sesame, pemerkosaan dan lain sebagainya. Hal ini diperparah oleh berkurangnya ulama disekitar masyarakat yang bisa memberikan wejangan dan nasehat, pemimpin yang tidak memiliki ilmu, kapasitas, kapabiltas dan kompetensi untuk melayani masyarakat yang telah memilihnya.
Disamping itu ada juga bahaya laten yang siap menerkam masyarakat kita yaitu gencarnya kristenisasi, dengan berbagai macam cara mereka ingin merubah aqidah masayarak kita misalnya dengan memberikan bantuan, pinjaman ringan, pengobatan gratis, menyekolahkan bahkan menikahkan dengan anak-anak mereka.


Ada lagi yang tidak kalah bahayanya, orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan pelecehan terhadap Al-Qur’an dan Al hadist dengan sengaja dan transaparan.
Dari paparan kenyatan diatas diperlukan langkah-langklah kongkrit untuk membendung dan memfilter arus informasi globalisasi yang terjadi. Mempersipkan masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang agama yang baik, membantu dan memfasilitasi dalam menyiapkan sarana dan prasarana yang berkait dengan hal tersebut. Masyarakat kita memerlukan tempat peribadatan yang layak, yang dekat dengan rumahnya, tempat untuk mengajar Al-Qura’an dan tempat untuk menyi’arkan agama ini suatu keharusan. Masjid dan mushollah yang ada sekarang tidak lagi bisa representatif terhadap perkembangan dan jumlah penduduk, dari segi jumlah maupun luasnya.
Pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab kita semua, kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT atas anak-anak kita, masyarakat kita dan tempat tinggal kita, sehingga perlu untuk membangun sarana peribadatan yang memadai.

II. KENYATAAN

Masjid yang ada di desa Nunggi berjumlah 4 buah, mushollah 3 buah, tempat khusus bacaan Al-Qur’an (TPA) belum ada, alat emergensi belum ada, tanah wakaf 2 tempat (luas 4,6.dan 3 are). Dengan perluasan wilayah dan kepadatan penduduk yang ada sekarang seharusnya masjid 5 buah, mushollah 7 buah, TPA 16 buah, 1 buah mobil emergensi, tanah wakaf 16 tempat. (luas tanah yg di butuhkan sekitar 25 are)

III. RENCANA KEGIATAN

 Pembangunan mushollah di dusun Ngodu*
 Pembangunan mushollah di dusun Nari*
 Pembangunan mushollah di dusun Amba**
 Pembangunan mushollah di dusun Karang Baru**
 Pembangunan mushollah di dusun Amba**
 TPA semua dusun**
 Tanaf wakaf/ Hibah**
 Kendaraan emergensi
*dalam tahap perencanaan akhir (sedang dalam pelaksanaan)
**dalam tahap perencanaan awal (diharapkan ada yg memberikan bantua dalam bentuk apapun)


IV. HARAPAN KEDAPAN

 Terjaga kemurnian agama ini sesuai yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dan diteruskan oleh para Sahabat para tabiin, tabiin-tabiin dan para ulama
 Banyak yang melaksanakan sholat di masjid dan mushollah
 Banyak anak-anak yang belajar bacaan Al-Quraan
 Membantu masyarakat dalam menyalurkan wakaf, hibah, infak dan sadaqoh.
 Mendorong masyarakat untuk saling tolong menolong dan saling menasehati dalam kebaikan.
 Syi’ar agama
 Kajian keislaman


V. RENCANA ANGGARAN

Terlampir


VI. SUMBER PEMBIAYAAN

 Donatur tetap ( perantauan Nunggi se Indonesia)
 Urunan masyarakat Nunggi
 Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat

VII. PENUTUP

Demikian proposal singkat ini semoga berkenan dihati para dermawan dan semoga kita diberikan kemudahan rejeki oleh Allah SWT untuk dapat mengambil bagian dalam mendermakan nya. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan, mari berlomba-lomba untuk meraih kemenangan.
Akhirul kalam kami sampaikan permohonan maaf dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada kita semua.
Wassalamualaikum warrahmatullahi barakatuh

Mataram, September 2010
Koordinator,



HASBI BIN M. SIDIK

SUMBANGAN DIKIRIM :
NO REKENING BANK MUAMALAH CABANG MATARAM
ATAS NAMA : HASBI, S.Sos
NO. 9204295399

NO REKENING BANK BTN CABANG MATARAM
NAMA : HASBI. S.Sos
NO REK : 00021-01-51-006858-6




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar